Mie Oven Rasa Mie Goreng Gulai Sultan
Satu lagi dari Mayora : Mie Oven. Hah, mie oven? Apa cara masaknya harus pakai oven? Begitulah pikirku saat pertama kali dengar infonya.
Faktanya, mie yang sempat viral tahun lalu ini membuka satu rahasia besar. Ternyata, proses produksi mie instan biasanya dikeringkan dengan cara digoreng. Antara percaya nggak percaya sih, karena seumur-umur makan mie instan nggak pernah ada mie mentah yang terasa berminyak. Yah.. mungkin ada teknologi pengeringan khusus yang di luar pengetahuanku.
Nah, kembali ke Mie Oven. Ini beda, karena pengeringannya pakai oven. Selain cara produksinya beda, tekstur mienya juga beda. Bentuknya mie lidi yang panjang. Mie Oven ini punya beberapa varian rasa, tapi di sini aku pilih yang Mie Goreng Gulai Sultan. Biar kalau makan ini serasa jadi sultan (ngarep..)
Karena mienya panjang, nggak muat di panci, saat masak terpaksa kupatahkan jadi dua. Begitu air mendidih, mie harus diaduk sampai lunak karena nggak bisa mengembang sendiri.
Kalau sudah matang, tinggal ditiriskan dan dicampur bumbunya. Bumbunya berbentuk pasta jadi lebih klop dengan tekstur mie yang kurus. Selebihnya cabe bubuk dan kecap seperti biasa. Tidak ada bawang goreng karena (katanya) ini jenis mie sehat.
Oke, ini penilaian jujurku. Saat disantap, tekstur mienya lembut mirip bihun. Kalau dibandingkan sama Spageti LaFonte sih, rasa Mie Oven ini lebih bersahabat sama lidahku. Cuma bumbunya kurang nendang. Rasa rempah gulainya tipis aja. Ya.. kesimpulanku mie ini lebih pas buat selingan daripada buat hidangan berat seperti Indomie.






Comments
Post a Comment