Mie Sedaap Baked Rasa Soto

Sepertinya tren mie sehat sedang populer. Mulai dari Mie Gelas,  Mie Oven,  Lemonilo,  sampai Jiwa Pagi yang aku review sebelumnya.   Seolah ingin menunjukkan ke publik bahwa "produk kami lebih sehat dan aman dikonsumsi". Tapi aku belum menemukan mie yang bisa sembuhkan sakit...  hehehe.  Ya gitulah bro/sis, sebenarnya hakikat mie sehat itu terletak pada cara produksi atau komposisinya aja. Mungkin kadar lemak dan MSG nya lebih rendah. Selebihnya sama dengan mie instan lain,  tidak ada khasiat yang berarti dan tidak boleh berlebihan dikonsumsi.  

Mie Sedaap pun nggak mau kalah ngeluarin varian mie sehat, namanya Mie Baked. Jadi mie nya tidak diolah dengan digoreng,  tapi dioven.  

Mie Sedaap varian ini cuma ada 2 rasa ya bro/sis, yaitu Goreng dan Soto.  Aku review yang Soto dulu ya,  kapan-kapan yang Goreng.  


Ini dia.  Keterangan di bungkusnya jelas banget,  Mie Baked ini mengandung bayam dan kunyit, dibuat dengan dipanggang. Plus topping crunchy daun jeruk. Kupikir, kayaknya enak nih. And seperti mie sehat lainnya,  dalam komposisinya tidak ada kandungan MSG. 



Begitu kubuka.. jreng... hmm.. ternyata beneran lain. Tekstur mienya lebih kurus kayak mie lidi atau mie yang biasa dipakai buat laksa. Nggak terlalu besar sih, 76 gram menurut bungkusnya. Isi bumbunya kalau orang Jawa bilang : pepak. Ada bumbu bubuk, cabe bubuk, minyak, koya, dan crunchy daun jeruk. 




Sempat ada kejadian yang bikin gemes. Seperti biasa aku rebus mie dengan panci. Tunggu sampai mendidih.... lho lho... ini mienya kenapa nggak lunak-lunak. Aku hidupkan kompor lagi sambil kubolak-balik mienya. Tetap sama aja. Kupikir, ini produsennya sengaja ngerjain gue ya. 

Penasaran, kupungut bungkus mienya lalu kubaca bagian belakangnya. Oladala obladi oblada... ternyata cara bikinnya salah. Harusnya itu mie dimasukkan atau diseduh  air mendidih terus diaduk-aduk selama 3 menit. Kenapa nggak bilang dari tadi sih? (padahal aku juga yang malas baca). 




Aku praktekkan cara itu, aduk-aduk mie di air yang sudah mendidih tadi. Barulah berhasil mienya lunak. Lalu langsung kucampur bumbu. Dengan taburan serbuk koya dan crunchy daun jeruk yang menurutku bentuknya lebih mirip bawang goreng. 

Inilah hasilnya 



Rasa nggak jauh beda dengan Mie Sedaap soto biasa. Bedanya, karena tanpa MSG jadi kuahnya nggak terlalu gurih. Tapi agak tertolong dengan rasa gurih dari crunchy daun jeruk. Selain itu, biarpun mengandung kunyit, nggak ada aroma jamu di sini.  So, kesimpulanku, mie ini masih pas buat lidahku. 



Comments

Popular Posts